Semua seperti bergumul, tidak ingin tenang. Berlomba mencari posisi teratas untuk membuat diri sadar apa yg sebenarnya dirasakan. Bukan hanya syukur karena yakin banyak kasih yang Allah titipkan melalui orang-orang di sekitar, tetapi sedih, takut, marah, kecewa, dan sesal. Gelisah sudah pekat. Hampir menguat ketika malam semakin menakutkan. Semakin terjebak dalam kondisi tanpa kesimpulan. Mencoba keluar tapi kaki seperti mati tak bisa berdiri. Melangkah tapi takut tak bisa menahan diri, tidak melangkah tidak akan bisa mengubah kondisi. Sekali lagi, bosan dengan segala kecemasan di antara harapan esok yang tidak pernah pasti…dan hanya bisa pasrah pada Pemilik Semua Hati…

0 comments:

Post a Comment

Copyright 2010 Rehand's Blog
Lunax Free Premium Blogger™ template by Introblogger