Lagi bosan, menunggu waktunya pulang. Ga tau kenapa hari ini ga terlalu semangat, mungkin karena suhu tubuh dan tenggorokan mulai menunjukkan gejala2 flu. Pengen pulang, tapi nanti dulu. Kangen sama "partner in crime" yang baru hari ini cuti. Huaaahh, ga jelas banget mau ngapain. Lihat air minum di gelas udah abis, mau bangun, bediri, dan melangkah rasanya lelah padahal untuk sekedar ambil minum jaraknya cuma berapa langkah. Ada kastanyel, oleh-oleh partner sebelum cuti, tp mulut kaya malas mengunyah. Ada kopi di laci tapi ga ngantuk jadi disimpan buat nanti-nanti. Ada apalagi ya, teks book bahasa Inggris..walah makin males lagi walaupun hanya sekedar baca. Buka-buka foto di file, buka-buka jejaring sosial, semuanya membosankan :(
Karena ga ada yang menarik, tangan terus2an gerakin kursor walaupun sebenarnya saya tahu kalau gerak motorik dan pikiran ini ga sinkron. Liat profil teman dan fotonya ketika di bali. Tiba-tiba, jrengg!! BALI!! haahh..berapa kali hampir ke sana, tapi ga pernah jadi.. :(
Sebab pertama, mudik tahun berapa,saya lupa..(kayanya masih kuliah semester tiga) rencananya mudik kali itu mau langsung liburan ke bali, jadi sekalian dari klaten terus ke Bali. Tapi rencana itu gagal dan penyebabnya adalah saya sendiri.
** Saat hendak salat id,di rumah udah dikasih pesan sama bapak "jangan sakit ya, dek. Kan mau mudik trus kita ke Bali.."
walaupun sebenarnya saya tahu, saya ini sebenarnya udah sakit tapi bayangan mudik dan Bali menguatkan saya ikut pergi ke mesjid dan bilang bahwa saya nda sakit..hehehe..bukannya salat karena Allah, malah karena pengen ke Bali. Di mesjid udah ga sanggup salat berdiri dan bilang sama ibu untuk salat sambil duduk. "Ga apa-apa..duduk aja salatnya", kata Ibu.
Setelah pulang lagi ke rumah, lebaranan, sungkem-sungkeman..berangkatlah! Berapa jam pertama dalam perjalanan masih aman, setelah keluar tol Cikampek mulai mual2, muntah, ga bisa makan dan kejadian itu terus berulang sepanjang perjalanan menuju Klaten. Akhirnya, tujuan pertama sampai di kota Klaten, bapak langsung menuju rumah sakit. Setelah diperiksa, dokter bilang "kecapean, tunggu dua hari lagi..kalau masih panas, kembali ke sini"
Sampai di rumah Klaten, semua orang pada salam-salaman, maaf-maafan..tapi saya telanjur tiduran di rumah belakang. Sedih, tapi rasanya lemes. Panas belum turun juga, padahal udah hari kedua. Bapak dan ibu semakin cemas, dan saya hanya bisa pasrah. Ke rumah sakit lagi, tapi bukan rumah sakit yang pertama, karena kayanya kurang menyakinkan. Di Rumah Sakit Islam Klaten, lagi-lagi harus diperiksa, cek darah dan ternyata positif 'typus'. Penyakit itu lagi..haahhh, baiklah..
Dokter menganjurkan opname dan akhirnya saya tidur selama 5 hari di rumah sakit itu. Padahal jatah liburan hanya seminggu dan rencana ke Bali harus ditunda sampai saya kembali pulih. Akhirnya rencana itu hanya menjadi sebuah rencana..Huwaaa!!
Berhubung udah waktunya pulang, jadi cukup sekian cerita ini. Ketemu lagi di Bayangan Bali [part 2]..hehehehehehe
0 comments:
Post a Comment