Kata Ibu, "Tenang aja, dek..kamu harus bangun..!!"
Padahal, sebelum ibu bilang itu aku ndak tidur, malah lagi nonton tv sambil ngobrol-ngobrol sama ibu. Memang terkadang ibu suka bernasihat, mengeluarkan kata-kata yang agak filosofis dan bermakna implisit, tidak mudah dan tidak langsung bisa dicerna kalau sebelumnya tidak ada topik pembicaraan apa-apa. Tapi aku paham maksud ibu. Itulah hebatnya seorang ibu. Walaupun sang anak yang sedang gundah tidak bercerita, tapi seorang ibu bisa memahami apa yang sedang dialami anaknya. Bahkan, bisa jadi ibu sudah mengetahui apa yang dirasakan anaknya jauh sebelum anaknya menyadari apa yang dia rasakan sendiri.

Mungkin juga, sebenarnya aku pura-pura tuli untuk mendengar suara hati. Padahal ia sudah berbicara tapi selalu diabaikan. Agak aneh rasanya, memahami diri sendiri saja tidak bisa. Selama ini, merasa nyaman-nyaman saja dengan kondisi yang tidak tentu arah, bahkan hampir kehilangan arah sampai pada akhirnya ibu "melihat" aku pada kondisi tepat di saat aku jatuh. Maka, berkatalah ibu.."Kamu harus bangun..ayo, dek..berdoa yang kuat, biar kamu "kaya".....!!"Tiba-tiba seperti ada kekuatan masuk ke dalam jiwa melalui rongga dada dan ubun-ubun kepala. Ya, memang harus bangun..tidak lagi mempertahankan mimpi dengan keadaan yang tidak pernah pasti..tidak lagi melangkah tak tentu arah, tidak lagi ragu pada diri sendiri, tidak lagi menyimpan masa lalu yang hanya bisa menguras hati..tapi, bangun! untuk berdiri, melangkah, bahkan jika mungkin berlari..mengejar ketertinggalan hati, supaya sampai pada tujuan dengan selamat karena Allah. Sudah saatnya melembutkan hati pada apa yang mungkin akan terjadi, tidak hanya bersikeras untuk mendapatkan apa yang diinginkan. "Biar Allah yang memberi jalan dan menuntun kamu mendapatkan yang terbaik..asal tetap percaya, sabar, dan berdoa"
Ayo, bangun..bangun..bangun..!!

bangkit dan bersemangat!!

0 comments:

Post a Comment

Copyright 2010 Rehand's Blog
Lunax Free Premium Blogger™ template by Introblogger