Awalnya hanya libur sehari, tapi karena liburnya tepat di hari kamis dan hari jumat masuk kerja jadi niatan untuk berlibur diurungkan, malah berniat untuk hibernasi. Memang syndrome harpitnas sangat sulit untuk dielakkan. Tiba-tiba kakak nge-ym dan ngajak liburan ke rumah mertuanya. Akhirnya, berangkatlah rabu malam tepat pukul 00.00 WIB, *kaya cinderella ya..* bersama keluarga kecil kakak dan assistennya menuju Kebumen Utara. Perjalanan yang biasa ditempuh selama kurang lebih 6-8 jam terulur menjadi 15 jam. Lama ya? karena kemacetan dari Cikampek sampai Subang, ditambah lagi kakak ipar lupa jalan yang harus dilewati setelah keluar tol. Hadeh!! Yah, anggap saja..jalan-jalan..*memang jalan-jalan* :D
Walaupun hampir setiap tahun ikut mudik dengan melewati jalan yang sama tapi ternyata tetap tidak ingat-ingat. hehe...

Setelah melewati tol, membelah sawah, naik turun bukit, tanya penjaga gerbang tol, tanya tukang becak, tanya mas-mas yang lagi pacaran sama cewenya di jalan, tanya petugas DLLAJR daerah setempat, Alhamdulillah.. sampai di tempat tujuan disambut hujan. Sempat berpikir akan merasa betah dan senang tinggal di sana ketika melihat pemandangan yang dilalui sebelum sampai dirumah ibu mertua kakak. "What a wonderful world"..kalo dilagukan. Tapi lagi-lagi, baru beberapa jam tiba dan masuk ke dalam rumah, syndrome "homesick" menyerang. Saat itulah, teringat kata-kata ibu ketika pernah mengeluh saat bosan berada di rumah dan ingin jalan-jalan. Ibu selalu bilang ke anak-anaknya untuk berkata tidak bosan dirumah sendiri. Karena sejelek dan seburuk apapun rumah kita, itu adalah rumah. Jika panas, hujan, atau apapun keadaan di luar sana yang membuat kita merasa tidak nyaman, kita pasti mencari rumah dan kembali ke rumah sendiri. Jadi, menghargai keadaan rumah sendiri jauh lebih baik daripada mengeluh atas apa yang tidak ada di dalamnya karena hanya rumah yang bisa menjaga kita dari apapun yang terjadi di luar sana dan hanya di dalam rumahlah bisa berkumpul dengan keluarga yang dicintai. Hmmm..ibuku pintar, karena ucapannya yang sekali lagi kuanggap benar dan aku selalu percaya setiap kalimat ibu selalu membawa kemaslahatan, setidaknya untukku. Saat jauh dari rumah, selalu ingin cepat kembali ke rumah. Sebesar dan senyaman apapun rumah orang yang kita singgahi, tidak ada tempat yang senyaman rumah sendiri. Seperti lagu.."lebih baik di sini, rumah kita sendiri.." hmmm...betul..betul..betul...pada akhirnya, jadi teringat untuk harus mensyukuri atas apa yang DIA beri..sekecil apapun dan dalam bentuk apapun..

0 comments:

Post a Comment

Copyright 2010 Rehand's Blog
Lunax Free Premium Blogger™ template by Introblogger